02 Januari 2008

Lowongan Menjadi Reporter/ Wartawan

(Banyak yang tanya, bagaimana dan apa syaratnya menjadi reporter? Kapan2 saya akan menulis. Saya sebetulnya pernah menulis buku, MENGGEBRAK DUNIA WARTAWAN (PT Puspa Swara, Jakarta 1993) yang banyak memuat soal itu, tapi saya tidak menyimpannya lagi. Berikut contoh iklan media yang mencari reporternya. Sengaja saya pasang di sini, bukan agar Anda pindah rame2 ke sana, tapi agar Anda tahu, kira2 seperti inilah persyaratan yang diajukan. KJ)

Lowongan wartawan Kompas Online
PT Kompas Cyber Media membuka lowongan bagi wartawan untuk tingkat reporter dengan lokasi kerja di Internet.

Syarat: memiliki pendidikan sarjana dan pengalaman dua tahun.
Syarat lainnya antara lain: mempunyai pengalaman menulis di media massa,memiliki minat di bidang jurnalisme online, menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan serta bersedia bekerja dengan sistem shift.

Anda bisa tanyakan langsung ke managers@kompas.co.id.

Lowongan reporter Suara Pembaruan
Harian Suara Pembaruan membuka peluang baru bagi para wartawan muda.

Syarat:
• Pria/Wanita
• Maksimal usia 30 tahun
• Pendidikan S1 semua jurusan, diutamakan dari Universitas terkemuka dengan IPK min 3.00
• Memiliki pengalaman selama 3 tahun sebagai Jurnalis
• Mampu bekerja di bawah tekanan dan deadline yang ketat
• Membawa contoh artikel yang pernah diterbitkan pada saat wawancara
• Memiliki jaringan sumber informasi yang luas yang berhubungam dengan jenis publikasi dari perusahaan penerbitan Koran ini
• Memiliki keahlian menulis, mendengarkan dan mengajukan pertanyaan yang baik
• Mampu bekerja dengan baik sebagai bagian dalam tim maupun individual

Kirimkan surat lamaran lengkap beserta dengan CV ke alamat :

SUARA PEMBARUAN
Kepala Unit HRD & Umum
PT Media Interaksi Utama
Jl. Dewi Sartika 136 D, Cawang 13630, Jakarta Timur
atau
Email : trionggo@suarapembaruan.com
Batas waktu pengiriman lamaran 15 Maret 2007.

2 komentar:

syahdan mengatakan...

Apakah Harus ada syarat minimal pendidikan untuk wartawan..?
Saya Pikir, untuk hal semacam itu pendidikan tidak lah diutamakan untuk seseorang menjadi wartawan, apabila sampai terjadi hal yang mencoreng dunia kewartawanan seperti pemerasan Dsb, itu kembali pada moralitas dan idealisme wartawan tsb.. jangan sampai pada sikap Fragmatis Oportunis, saya rasa dengan mengklaim diri sebagai jurnalis setiap orang harus siap dengan konsekwensi dan pertanggung jawaban wartawan tersebut kepada publik, biar publik mengadili kapabelitas seorang wartawan...
"Panggilan Jiwa Pengabdian Profesi"

syahdan mengatakan...

Apakah memang harus ada syarat minimal pendidikan untuk wartawan..?
Saya Pikir, untuk hal semacam itu pendidikan tidak lah diutamakan untuk seseorang menjadi wartawan, apabila sampai terjadi hal yang mencoreng dunia kewartawanan seperti pemerasan Dsb, itu kembali pada moralitas dan idealisme wartawan tsb.. jangan sampai pada sikap Fragmatis Oportunis, saya rasa dengan mengklaim diri sebagai jurnalis seseorang harus siap dengan konsekwensi dan pertanggung jawabannya kepada publik, biar publik dan redaktur media tsb yang mengadili kapabelitas seorang wartawan "LAYAK dan TIDAK LAYAK...
Kita Bicara Kemampuan dan Kemauan biarkan talenta yang bicara "Panggilan Jiwa Pengabdian Profesi"